Kupasan.com – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memastikan tetap menjaga kelancaran penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bagi masyarakat ditengah cuaca ekstrem.
Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut PT Pertamina Patra Niaga – Sub Holding Commercial & Trading, Fahrougi Andriani Sumampouw, menyebutkan kondisi cuaca di perairan Belawan yang ditandai gelombang tinggi dan angin kencang menyebabkan kapal pemasok BBM yang telah tiba sejak 22 November 2025 belum dapat melakukan proses sandar.
“Untuk saat ini situasi cuaca masih belum cukup aman untuk kegiatan bongkar muatan sehingga aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama,” katanya.
Meskipun proses sandar belum dapat dilakukan, Pertamina Patra Niaga telah menyiapkan berbagai langkah penanganan cepat.
Ia menyebutkan suplai BBM diperkuat melalui skema RAE (Regular, Alternative, Emergency) dari Fuel Terminal terdekat, termasuk dari IT Lhokseumawe, FT Kisaran, FT Siantar, serta IT Dumai untuk menopang kebutuhan harian masyarakat.
“Untuk pola distribusi juga diatur secara prioritas sehingga pelayanan energi di SPBU tetap dapat berjalan dan potensi antrean dapat diminimalkan,” ujarnya.
Ia menambahkan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus memonitor kondisi cuaca dan berkoordinasi dengan otoritas pelabuhan untuk mempercepat proses sandar kapal ketika situasi memungkinkan.
“Pertamina berkomitmen menjaga keandalan distribusi energi serta mengimbau masyarakat untuk membeli BBM sesuai kebutuhan,” pungkasnya.






