Kupasan.com – Hujan deras yang mengguyur kawasan Gunung Salak dalam beberapa hari ini menyebabkan ruas jalan KKA yang menghubungkan Lhokseumawe–Bener Meriah mengalami longsor parah.
Masyarakat Nisam Antara, Misabahuddin alias Nek Bah, mengatakan longsor terjadi tepatnya di KM 30, wilayah Gunung Salak, Kecamatan Nisam Antara, Aceh Utara.
“Kondisi sangat mengkhawatirkan, longsor terjadi setelah hujan deras. Jalan hampir putus dan sangat berbahaya. Kami berharap pemerintah Aceh segera melakukan penanganan darurat,” ujarnya.
Selain berdampak pada badan jalan, beberapa titik di sekitar lokasi juga menunjukkan retakan yang dikhawatirkan dapat memicu longsor susulan.
“Situasi ini membuat kami langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Polsek Nisam Antara. Bahkan pihak kepolisian sudah turun ke lokasi dan memasang garis line di sekitar area longsor,” ucapnya.
Ia meminta untuk sementara waktu, masyarakat tidak melewati jalur KKA. Warga dan aparat telah memasang tanda peringatan agar pengendara mencari rute alternatif.
“Kami imbau pengguna jalan yang ingin menuju Lhokseumawe atau Bener Meriah agar menggunakan jalur Takengon–Bireuen, karena lebih aman,” tambahnya.
Nek Bah berharap pemerintah Aceh, BPBD, dan dinas terkait segera mengerahkan alat berat untuk membersihkan material longsor dan menstabilkan tebing.
“Hingga saat ini cuaca di kawasan Gunung Salak masih diguyur hujan deras, sehingga tidak menentu sehingga risiko longsor susulan tetap tinggi. Pemerintah diminta bergerak cepat sebelum akses vital ini benar-benar lumpuh,”pungkasnya.






